UMY Bantu Pria dengan Infertilitas untuk Mendapatkan Anak

"Pengetahuan Undesensus Testis dan Hipospadia Terhadap Masa Depan Ingin Anak". - Istimewa
25 September 2021 18:07 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Alfun Dhiya An, dosen Program Studi Kedokteran FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan berjudul “Pengetahuan Undesensus Testis dan Hipospadia Terhadap Masa Depan Ingin Anak” yang terlaksana dengan lancar walaupun ada kendala ketika masa pandemi Covid-19.

Pengabdian Masyarakat dilaksanakan melalui kerjasama dengan RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Pasien yang diikutsertakan dalam penelitian ini yaitu pasien laki-laki yang melakukan pemeriksaan dari bulan Juli hingga Desember 2021.

Penelitian diikuti oleh total 80 pria dengan kriptorkismus bilateral dan unilateral, serta 40 pria normal tanpa kriptorkismus dengan rincian yaitu 40 pria dalam kelompok kriptorkismus bilateral, 40 pria lainnya pada kelompok kriptorkismus unilateral, serta 40 pria normal tanpa kriptorkismus

“Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengaruh pengetahuan undesensus testis terhadap masa depan ingin anak pada pasien pria baik pria normal tanpa kriptokismus maupun pria dengan kriptorkismus unilateral atau bilateral,” kata Alfun Dhiya An.

Pengabdian Masyarakat sudah dilaksanakan melalui pasien di laki-laki di RS Muhammadiyah AMC Yogyakarta. Data yang didapat menunjukkan bahwa lebih dari separuh laki-laki dalam kelompok kriptorkismus bilateral dan unilateral serta laki-laki normal tanpa  kriptorkismus telah berusaha untuk menjadi ayah seorang anak dengan teknologi reproduksi yang dibantu (ART) yaitu, inseminasi intrauterin (IUI) dan inseminasi in vitro (IVF). Paternitas ditentukan oleh keberhasilan kelahiran setidaknya satu anak.

Kegiatan ini memiliki manfaat untuk dapat mengetahui pengaruh pengetahuan undesensus testis terhadap masa depan anak sehingga dapat membantu pria dengan infertilitas untuk mendapatkan anak. (ADV)