Manfaat PHBS dan Kesgilut di Gelombang Kedua Pandemi di Posyandu Temupoh 4B

Prodi Kedokteran Gigi UMY, LP3M UMY dan mahasiswa anggota Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi UMY mengadakan pengabdian kemitraan masyarakat di Posyandu Temupoh 4B Karangwaru. - Istimewa
18 September 2021 00:27 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid 19 di daerah yang padat penduduk memiliki risiko penyebaran yang tinggi. Oleh karena itu Prodi Kedokteran Gigi UMY, LP3M UMY dan mahasiswa anggota Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi UMY mengadakan pengabdian kemitraan masyarakat di Posyandu Temupoh 4B Karangwaru.

Penyuluhan untuk kader dilakukan secara online dengan protokol kesehatan ketat dan hanya diikuti 18 kader di ruangan besar. Penyuluhan dan pelatihan diberikan oleh Dr. drg. Erlina Sih Mahanani, M Kes dan Dr. drg. Sartika Puspita, MDSc dengan materi tentang perilaku hidup sehat dan bersih masa pandemi, dan cara pemeliharaan kesehatan gigi di masa pandemi, dibantu oleh Silvi Prasetyawati sebagai sekretaris Posyandu dalam mengkoordinir para kader dan anggota Posyandu.

“Pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun kemandirian masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID 19 dan masyarakat mandiri untuk memelihara kesehatan giginya,” kata Erlina Sih Mahanani.

Penyuluhan kepada anggota Posyandu dilakukan secara online/daring karena jumlah anggota yang cukup banyak. Salah satu manfaat pemberian penyuluhan secara daring melalui grup Whatsapp adalah peserta menyimpan materi dan dapat mengulang-ulang materi sehingga terbentuk pemahaman dan kesadaran.

Dengan gelombang COVID 19 kedua ini yang sangat tinggi tingkat penyebarannya, kader dan anggota posyandu dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kemandirian, pemahaman dan kesadaran masyarakat bersama-sama dengan pemerintah dapat membantu dalam mengatasi pandemi ini. (ADV)