Advertisement
Dosen UMY Bikin Pesantren Masyarakat Urban Farming
Warga memetik tanaman lombok yang menjadi hasil program Pesantren Masyarakat Urban Farming yang diselenggarakan tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kampung Karangkajen, Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Jogja. (ist - Tim PKM UMY)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam meningkatkan perekonomian sebagai upaya pemecahan masalah ekonomi di tengah krisis pandemi Covid19, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan program Pesantren Masyarakat Urban Farming.
Program yang dilaksanakan di Kampung Karangkajen, Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Jogja ini dilakukan pada Januari-Juli 2021.
Advertisement
Ketua Pelaksana Evi Rahmawati yang juga dosen Program Studi Akuntansi UMY mengatakan program ini sangat perlu dilakukan sebagai upaya penanggulangan krisis ekonomi khususnya bidang produksi pangan melalui kegiatan pertanian, urban farming.
Evi menyebut program ini bermitra dengan Pengelola Pesantren Masyarakat Karangkajen, yang diketuai oleh Johan Al Aidrus.
Peserta Pesantren Masyarakat adalah masyarakat di RW 14 dan 15 Kampung Karangkajen, seluruh guru/karyawan, siswa dan orang tua siswa lembaga pendidikan, serta orang-orang yang bekerja atau melakukan usaha di RW 14 dan 15 Karangkajen.
Evi menyampaikan, bidang pangan tak dapat dipungkiri merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan warga. Apalagi mengingat masih banyaknya warga yang kehidupan ekonominya masih kurang (duafa), seperti yang terjadi di Kampung Karangkajen.
“Beratnya beban ekonomi itu ditambah dengan pandemi Covid-19, mengakibatkan sulitnya [masyarakat] melanjutkan usaha ekonomi dan pemutusan hubungan kerja buruh. Maka perlu inovasi,” ungkapnya, seperti dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (29/7/2021).
Maka dari itu, PKM ini menyasar ke bidang produksi pangan melalui kegiatan pertanian. “Kegiatan pertanian yang dimaksud berupa pertanian untuk ketahanan pangan keluarga dan pertanian skala industri. Oleh karena subjek program ini berada di kota, maka pertanian yang dipilih adalah pertanian kota [urban farming] dengan membentuk pesantren masyarakat,” kata Evi.
Pertanian di perkotaan atau urban farming dapat dikolaborasikan dengan penggunaan teknologi digital atau Internet sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0. “Tentu saja itu bisa mempercepat pertumbuhan dan efektivitas serta efisiensi urban farming.”
Sementara itu, pada praktiknya masyarakat memilih perkebunan organik, baik menggunakan media tanam maupun hidroponik. Dari situ, diberikanlah pendampingan serta pemilihan tanaman yang sekiranya dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat sebagai upaya pemecahan masalah ekonomi di masa pandemi.
“Bisa berupa penanaman pohon sayuran dan buah untuk ketahanan pangan keluarga, serta membuat kebun hidroponik untuk berbagai jenis tanaman yang sesuai.”
Dengan edukasi yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat mampu mengembangkan urban farming misalnya sebagai daya tarik wisatawan atau semacamnya. Sebab, hal utama yang diperhatikan dalam kegiatan ini adalah bagaimana menyulap kebun agar mampu menghasilkan produk pertanian yang memiliki pangsa pasarnya bagus (contohnya jagung manis, pisang).
“Masyarakat mulai membuat green house untuk berkebun. Pembuatan kebun tanaman yang menarik untuk wisatawan dan bernilai ekonomi tinggi [stroberi dan anggur) juga diupayakan dalam program pesantren masyarakat urban farming ini,” kata Evi.
Program ini juga mengupayakan program pembuatan produksi pupuk organik dengan bahan limbah rumah tangga (bank sampah organik) dan bagaimana memproduksi tanaman bibit buah. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- UMY Bantu Warga Dusun Sonyo Pahami Pentingnya Komunikasi Bencana
- UMY Kolaborasi dengan PDM Bantul Kembangkan Agribisnis Singkong
- LP3M UMY Bersama DLH Bantul Wujudkan Kampung Ramah Lingkungan
- UMKM dan PKK di Dusun Ngebel Dilatih Manajemen Organisasi
- KKN REG IT 120 UMY Bantu Digital Marketing UMKM di Bantul
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








