Advertisement

UMY Berdayakan Ibu Rumah Tangga pada Penanganan Nyeri di Rumah

Media Digital
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:57 WIB
Budi Cahyana
UMY Berdayakan Ibu Rumah Tangga pada Penanganan Nyeri di Rumah Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga pada Penanganan Nyeri di Rumah. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Arianti, dosen PSIK FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga pada Penanganan Nyeri di Rumah.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berlangsung Desa Baturetno, Banguntapan, Bantul. Kegiatan diadakan melalui media online meeting 'Zoom' pada tanggal 27 Juli 2021 dan diikuti 10 ibu rumah tangga di Desa Baturetno.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Tujuannya mengajarkan teknik pertolongan pertama jika terdapat anggota keluarga yang mengalami nyeri di rumah sebelum mencari pengobatan,” kata Arianti.

Persiapan pengabdian ini direncanakan akan diselenggarakan secara pertemuan tatap muka atau luar jaringan (luring) dengan mitra. Namun kondisi Pandemi Covid meningkat tajam, sehingga kegiatan ini dialihkan menjadi pengabdian di dalam jaringan (daring). Kegiatan pengabdian diawali dengan pre-tes dengan menggunakan google form, sehari sebelum kegiatan dilaksanakan. Pada hari pengabdian, peserta menerima materi dari dua dosen PSIK FKIK UMY, yaitu Arianti dan Erfin Firmawati, dengan topik mengenal nyeri dan penanganan nyeri di rumah.

Mitra sangat antusias mengikuti sesi pengabdian ini, dibuktikan dengan pertanyaan yang diajukan selama kegiatan dari seluruh peserta. Selesai kegiatan ini, peserta mendapat penugasan membuat video mandiri dengan keluarga di rumah, dengan tema mengenal dan menangani nyeri di rumah. Sebagai evaluasi, post-tes dilakukan di akhir kegiatan dan terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 18.5% dan 3 video terpilih menjadi video terbaik dari mitra.

Peserta mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membantu mengurangi nyeri di rumah, apalagi dengan adanya hibah kantong kompres panas bagi tiap peserta yang dapat digunakan langsung di keluarga. Peserta juga senang dengan adanya modul nyeri yang diberikan, dapat digunakan sebagai panduan menangani nyeri di rumah. Ketua mitra, Ibu Aribudiarti yang bekerja saat ini sebagai perawat di RS.PKU Muhammadiyah Yogyakarta mengaku puas dengan kegiatan pengabdian ini, dan siap untuk bermitra untuk kegiatan pengabdian lainnya.

Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga di Desa Baturetno, Banguntapan, Bantul. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu juga terbukti tanggap teknologi dan mampu membuat konten di sosial media, tidak ketinggalan dengan remaja saat ini. Ibu hebat, keluarga kuat. (ADV)

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Setoran Jemaah Tetap meski BPIH Meningkat

Jogja
| Kamis, 08 Desember 2022, 21:47 WIB

Advertisement

alt

Campursari Berbahasa Manado, Connie Nurlita Rilis Ular Kobra

Hiburan
| Rabu, 07 Desember 2022, 16:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement