KKN UMY Adakan Kegiatan Promotif dan Preventif COVID-19 di Wilayah Puskesmas Sedayu I

Promotif dan Preventif COVID-19 di Wilayah Puskesmas Sedayu I Bantul. - Istimewa
21 Juli 2021 06:37 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dibimbing Alfun Dhiya An, dosen Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan mengadakan kegiatan bertema Promotif dan Preventif COVID-19 di Wilayah Puskesmas Sedayu I Bantul.

Pengabdian dilakukan di Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, tepatnya di wilayah Puskesmas Sidayu I. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Februari  hingga 28 Februari 2021.

Sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat di wilayah Puskesmas Sedayu I yang meliputi Warga yang melakukan isolasi mandiri, Lansia, dan Ibu hamil. Kegiatan ini diikuti oleh 60 warga lansia, 36 ibu hamil, dan 25 pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri

“Tujuan kegiatan adalah tercapainya kesadaran dan kepatuhan masyarakat Sedayu terhadap protocol kesehatan untuk mencegah bertambahnya jumlah kasus covid-19, meningkatkan kewaspadaan lansia yang memiliki komorbid serta menurunkan Penularan dan kematian lansia karena covid 19, dan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan ibu hamil terkait covid 19 dan gejalanya,” kata Alfun Dhiya.

Kegiatan berlangsung dengan membawa 5 program yaitu dengan melakukan edukasi kesehatan terkait 5M, melakukan pendampingan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri, melakukan skrining lansia terkait penyakit tidak menular (PTM) bagi yang memiliki komorbid, melakukan sosialisasi pada ibu hamil terkait pencegahan COVID-19, serta melakukan penyebaran poster titik lengah di tempat-tempat ibadah. Kegiatan dimulai dengan dilakukannya edukasi kesehatan dengan menggunakan poster titik lengah di  tempat-tempat ibadah serta edukasi langsung yang dilakukan di PT. SK GLOVE INDONESIA dan warung-warung di sekitar pabrik yang bertempat di desa Argosari Sedayu. Edukasi yang diberikan yaitu terkait dengan penerapan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas). Edukasi ini juga menekankan terkait titik lengah masyarakat dalam melakukan protokol Kesehatan dimana titik lengah ini memicu terjadinya penularan virus COVID-19, sehingga tanpa sadar masyarakat tertular, walaupun sudah mematuhi protokol Kesehatan. Edukasi juga dilakukan bersamaan dengan kegiatan pendampingan untuk warga yang sedang melakukan isolasi mandiri dengan tujuan  untuk meningkatkan pemahaman pasien tentang hal yang harus dilakukan saat isolasi di rumah.

Total terdapat 25 pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri dapat menyelesaikan isolasi dengan baik. Selain itu, pada saat skrining lansia dan sosialisasi ibu hamil juga dilakukan edukasi sesuai dengan sasaran dan target kegiatan serta kebutuhan edukasi dari sasaran kegiatan. Kegiatan skirining lansia mencakup pendataan identitas, nomor telepon, pencarian riwayat penyakit pasien dan riwayat penyakit keluarga. Pada program skrining ini juga dilakukan pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan. Pada kegiatan skrining lansia, terdapat total 60 data yang berhasil dikumpulkan sedangkan pada kegiatan sosialisasi kehamilan saat pandemi COVID-19 dihadiri oleh 36 peserta ibu hamil. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk peningkatan pemahaman upaya pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, sehingga mengurangi kecemasan ibu hamil selama pandemi COVID-19. Secara umum, semua program kegiatan dapat terlaksana.

Kegiatan KKN Tematik yang telah dilakukan sangat bermanfaat dan dapat membantu pihak puskesmas maupun masyarakat untuk dapat menekan angka penularan COVID-19. Skrining komorbid pada lansia juga merupakan inovasi yang bagus dan dapat digunakan untuk jangka panjang. Selain lansia, ibu hamil juga sangat di untungkan dari kegiatan ini karena edukasi yang diberikan bermanfaat untuk mencegah kematian ibu saat hamil di era COVID-19.

Seluruh program KKN yang dilakukan oleh kelompok 25 KKN Tematik di Puskesmas Sedayu 1 terealisasi secara nyata dan berjalan sesuai rencana. Program yang meliputi edukasi Protokol Kesehatan, pendampingan pasien positif COVID-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri, skrining lansia dan program tambahan sosialisasi kehamilan di era COVID-19 telah berhasil terlaksana dan diharapkan dapat dilakukan sebagai program jangka panjang dan terus diperbaiki. Pelaksanaan kegiatan secara umum dilaksanakan dengan koordinasi antara anggota tim, dosen pembimbing lapangan, dan penanggung jawab Puskesmas Sedayu I. (ADV)