Advertisement

UMY Tingkatkan Kemampuan Pengelola RS Aisyiah Muntilan dalam Menangani Sengketa Medik

Media Digital
Rabu, 21 Juli 2021 - 03:37 WIB
Budi Cahyana
UMY Tingkatkan Kemampuan Pengelola RS Aisyiah Muntilan dalam Menangani Sengketa Medik Peningkatan Kemampuan Pengelola RS Aisyiah Muntilan dalam Menangani Sengketa Medik. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG—Muh. Endriyo Susila, SH, MCL, PhD, dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menginisiasi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Peningkatan Kemampuan Pengelola RS Aisyiah Muntilan dalam Menangani Sengketa Medik.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan, Kabupaten Magelang dan diikuti enam orang pengelola Rumah Sakit.

Advertisement

“Tujuan PKM adalah memberikan pemahaman pengelola rumah sakit tentang sengketa medik dan cara menanganinya,” kata Muh. Endriyo Susila.

Peningkatan pemahaman tentang sengketa medik dan cara menanganinya diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan. Penyuluhan diikuti oleh jajaran pimpinan RS Aisyiyah dan staf yang ditunjuk. Ada tiga materi yang disampaikan secara bertahap dalam tiga sesi pertemuan, yang masing-masing dilaksanakan berturut-turut pada hari Selasa tanggal 13 April 2021, hari Kamis tanggal 22 April 2021 dan hari Selasa tanggal 27 April 2021.

Seluruh rangakaian kegiatan pelatihan dilaksanakan di rumah meeting RS ‘Aisyiyah Muntilan pada jam 10.00 – 11.30. Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias, ditandai dengan banyaknya pertanyaan untuk bahan diskusi di forum. Mengingat pentingnya materi yang dipresentasikan dalam setiap sesi pelatihan, tim menyiapkan booklet yang berisi materi pelatihan dilengkapi dengan peraturan perundang-undangan terkait.

Pengelola RS Aisyiah memandang bahwa kegiatan diadakan sangat berguna sebagai bekal untuk menghadapi resiko gugatan/tuntutan hukum terhadap rumah sakit terkait sengketa medik.

“Mengingat pentingnya pemahaman mengenai sengketa medik dan cara penangannya bagi pengelola rumah sakit, kegiatan serupa perlu diadakan di rumah sakit-rumah sakit lainnya, khususnya yang berada dalam jaringan rumah sakit Muhammadiyah-Aisyiyah,” kata Muh. Endriyo Susila. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

aespa Akui Selalu Kehabisan Waktu Nikmati Jakarta

aespa Akui Selalu Kehabisan Waktu Nikmati Jakarta

Hiburan
| Sabtu, 04 April 2026, 23:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement