Advertisement

UMY Dukung PCM Kasihan dalam Program Digitalisasi Dokumen Aset Wakaf

Media Digital
Senin, 19 Juli 2021 - 09:07 WIB
Budi Cahyana
UMY Dukung PCM Kasihan dalam Program Digitalisasi Dokumen Aset Wakaf Nasrullah, Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama anggota tim pengabdian M. Khaeruddin Hamsin dan King Faisal Sulaiman melalui program KKN PPM yang disponsori LP3M UMY menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa digitalisasi dokumen aset wakaf di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kasihan. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Nasrullah, Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama anggota tim pengabdian M. Khaeruddin Hamsin dan King Faisal Sulaiman melalui program KKN PPM yang disponsori LP3M UMY menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa digitalisasi dokumen aset wakaf di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kasihan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dimulai dengan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka inventarisasi aset wakaf yang dikelola oleh Majelis Wakaf PCM Kasihan yang tersebar di 12 Pimpinan Ranting di 4 desa se Kecamatan Kasihan.

Berdasarkan hasil inventarisasi ada sekitar 150 sertifikat tanah wakaf yang disimpan dalam bentuk fisik oleh Majelis Wakaf PCM Kasihan. Meskipun Majelis Wakaf PP Muhammadiyah sudah mengembangkan SIMAM (Sistem Informasi Manajemen Aset Muhammadiyah), namun data aset wakaf yang dikelola PCM Kasihan dalam SIMAM belum didukung bukti dokumen secara digital. Kondisi ini tentu akan menyulitkan PP Muhammadiyah dalam melakukan konsolidasi dan monitoring aset wakaf di bawah Nadzir Badan Hukum Muhammadiyah. Disamping itu, penyimpanan dokumen secara fisik semata, dirasa sudah tidak sejalan dengan tuntutan modernisasi dan digitalisasi manajemen aset.  Oleh karena itu, program KKN PPM ini mendapat sambutan positif dari PCM Kasihan.  

Advertisement

Rosidi, anggota Majelis Wakaf dan Kekayaan PCM Kasihan mengakui bahwa bukti aset wakaf yang dikelola PCM Kasihan belum terdigitalisasi dan masih disimpan secara manual per kelurahan/desa. Dengan program digitalisasi yang didukung oleh UMY ini, kedepan dokumen aset wakaf di lingkungan PCM Kasihan akan tersimpan lebih rapih dalam SIMAM dan terback-up dalam komputer/PC maupun flash disk, pungkasnya.

Pada dasarnya saat ini PCM Kasihan telah memiliki wadah sistem digital yang bersifat public accessible berupa website resmi PCM Kasihan di http://pcmkasihan.org/, namun dalam kaitannya dengan perwakafan, website ini masih belum difungsikan dengan maksimal. Untuk itulah kegiatan digitalisasi dokumen wakaf ini penting dilakukan, diarahkan sebagai jembatan menuju digitalisasi aset wakaf berbasis web, sekaligus menjadi bahan input data di website resmi PCM Kasihan maupun dalam http://simam.wakafmu.org.  

Dalam kesempatan terpisah, Ketua PCM Kasihan, Toto Budi Santosa berharap agar data perwakafan kedepan dapat lebih didetailkan ke dalam tabel digital yang memuat  informasi antara lain: nama aset dan deskripsi, lokasi aset wakaf, jenis pemanfaatan, dokumen pendukung, serta peta masalahnya. Dengan data digital ini, ke depan, aset wakaf yang dikelolah oleh Muhammadiyah dengan mudah dimonitor oleh PCM sampai ke tingkat PP Muhammadiyah, sekaligus dengan mudah diketahui dan diakses oleh Ranting. Dengan data digital yang accessible ini, akan menumbuhkan rasa kepedulian dan rasa memiliki seluruh lapisan Muhammadiyah. Lebih dari itu, kesadaran itu akan memantik inovasi  kreatif pengelolaan wakaf sebagi aset umat yang lebih tepat guna dan produktif. Totok juga berharap kepada Pengabdi dengan dukungan UMY untuk selalu bersedia membantu PCM Kasihan dalam upaya peningkatan kualitas manajemen wakaf serta melakukan advokasi serta pendampingan penyelesaian problem hukum atas aset wakaf yang ada, meskipun KKN PPM ini telah berakhir. (ADV)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Aragorn Akan Diperankan Aktor Baru di The Hunt for Gollum

Aragorn Akan Diperankan Aktor Baru di The Hunt for Gollum

Hiburan
| Sabtu, 04 April 2026, 11:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement