Advertisement
UMY Adakan Pelatihan Perawatan Jenazah Sesuai Sunnah
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Pelatihan Keterampilan Penyelenggaraan Jenazah bagi Masyarakat Tlogo, Kebonagung, Imogiri, Bantul. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Pelatihan Keterampilan Penyelenggaraan Jenazah bagi Masyarakat Tlogo, Kebonagung, Imogiri, Bantul.
Pelatihan digelar online via zoom pada 28 Juni 2021 dan diikuti 15 orang warga Dusun Tlogo, Kebonagung, Imogiri, Bantul
Advertisement
“Acara pelatihan perawatan jenazah ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam hal keagamaan bagi warga setempat dan sekitarnya,” kata Asep Setiawan, S.Th.I., M.Ud., dosen Teknologi Informasi Fakultas Teknik UMY yang menjadi pembimbing KKN.
Secara lebih detail target dan tujuan program kegiatan pelatihan ini diantaranya; pertama, Memberikan pemahaman yang komprehensif tentang teori dan praktek perawatan jenazah sesuai sunnah serta berbagai persoalan seputar masalah tersebut. kedua, Meluruskan paham dan praktek perawatan jenazah masyarakat . ketiga, Memberikan pelatihan dengan disertai praktek dan pembinaan secara langsung sehingga masyarakat mampu menyerap materi yang disampaikan secara baik dan mampu mempraktekannya. keempat, Dengan dibagikannya buku pedoman tentang perawatan jenazah sesuai sunnah tersebut, diharapkan masyarakat memiliki rujukan dan sumber terpercaya sebagai dasar dalam praktek peribadahan mereka. kelima, Memberikan motivasi dan juga pembinaan kegiatan keagamaan secara berkesinambungan dengan diawali dari program pelatihan ini. keenam, Menjelaskan berbagai masalah yang sering dijadikan sebagai bahan perselisihan dalam hal fikih jenazah dan memberikan pemahaman bagaimana menyikapi berbagai perbedaan tersebut.
Pelatihan perawatan jenazah sesuai sunnah ini, diadakan dengan melalui beberapa langka.
Pertama, pengumpulan data yang dibutuhkan untuk memberikan informasi awal terkait dengan berbagai kondisi di masyarakat tersebut, khususnya dari aspek keagamaannya. Data dikumpulkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi (data pencatatan, arsip, dokumen, maupun referensi lain yang relevan).
Kedua, pembuatan materi dalam bentuk buku panduan (untuk dicetak dan dibagikan ke peserta) dan juga bentuk power point (untuk kepentingan presentasi) dan juga materi dalam bentuk video. Adapun materi yang disusun mencakup masalah tentang kewajiban seorang terhadap muslim lainnya, cara menyikapi sakit, persiapan bekal menghadapi kematian, kewajiban muslim terhadap jenazah (mentalqin, memandikan, mengkafani, menyolatkan, menguburkan), penjelasan praktek yang salah dalam perawatan jenazah beserta pelurusannya dan masalah-masalah lain seputar topik terkait.
Ketiga, pelaksanaan pelatihan perawatan jenazah bagi warga masyarakat setempat. Pelatihan diberikan baik penjelasan teori maupun prakteknya. Teknisnya, masing-masing peserta mendapatkan buku panduan, narasumber menyampaikan materi dengan model presentasi power point yang telah disiapkan, ditayangkan video terkait dan diakhir setiap peserta mempraktekan apa yang telah dijelaskan.
Keempat, praktek langsung. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini, diminta untuk mempraktekan setiap materi yang diberikan. Adapun anggota tim menyiapkan fasilitator untuk memberikan evaluasi dan penilaian terhadap peserta tentang kaifiyat perawatan jenazah. Dengan hal tersebut, diharapkan masyarakat benar-benar paham dan mampu menerapkannya dengan baik sesuai tuntunan.
Ahmad Gusmadi, Dukuh Dusun Tlogo mengatakan bahwa pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh LP3M UMY melalui Asep Setiawan, S.Th.I., M.Ud. ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. meskipun diadakan secara online, namun berbagai persoalan seputar perawatan jenazah yang sering dijadikan perdebatan di masyarakat bisa terjawab dengan gamblang. Tentu bentuk pengabdian lain dalam aspek pembinaan keagamaan bisa dilanjutkan di waktu berikutnya.
“Dengan diselenggarakannya acara pelatihan perawatan jenazah bagi masyarakat Dusun Tlogo ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam hal pembinaan keagamaan bagi warga setempat dan sekitarnya. khususnya terkait dengan bagaimana cara perawatan jenazah yang sesuai dengan tuntunan Islam,” ujar Asep. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- UMY Bantu Warga Dusun Sonyo Pahami Pentingnya Komunikasi Bencana
- UMY Kolaborasi dengan PDM Bantul Kembangkan Agribisnis Singkong
- LP3M UMY Bersama DLH Bantul Wujudkan Kampung Ramah Lingkungan
- UMKM dan PKK di Dusun Ngebel Dilatih Manajemen Organisasi
- KKN REG IT 120 UMY Bantu Digital Marketing UMKM di Bantul
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









