UMY Bantu Perajin Emping Kenali Kesalahan Posisi Saat Kerja untuk Mencegah Penyakit

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di UMKM Kepuh Nutrindo Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, mengambil tema Deteksi Dini Penyakit akibat Kerja dan Peningkatan Pengetahuan Dampak Penyakit Akibat kerja Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja pada UMKM Kepuh Nutrindo. - Istimewa
01 Mei 2021 15:37 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di UMKM Kepuh Nutrindo Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, mengambil tema Deteksi Dini Penyakit akibat Kerja dan Peningkatan Pengetahuan Dampak Penyakit Akibat kerja Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja pada UMKM Kepuh Nutrindo.

Kegiatan yang berlangsung pada 7 Februari itu diikuti tujuh perajin emping Kepuh Kulon

“Tujuan kegiatan ini dalah untuk meningkatkan pengetahuan penyakit akibat kerja dan bagaimanakah cara pencegahannya melalui pendidikan kesehatan aray penyuluhan serta melakukan skrining penyakit akibat kerja,” kata dr. Ika Setyawati, M.Sc, dosen Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan FKIK UMY yang menjadi dosen pembimbing lapangan.

Kegiatan dilakukan dengan metode pemaparan materi tentano penyakit akibat kerja terkait aktivitas pembuatan emping melinjo. setelah pemaparan di lanjutkan sesi diskusi. Kegiatan diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan untuk mencari tanda dan gejala penyakit akibat kerja.

Juwarti, Pemilik UMKM Kepuh Nutrindo berkata, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para perajin emping melinjo. Saya dan para perajin dapat mengetahui penyakit yang mungkin muncul akibat kesalahan posisi saat kerja serta dapat mencegah timbulnya penyakit akibat kerja tersebut,” ujar dia. (ADV)