UMY Berdayakan Komunitas Peduli Bencana Merapi UMMC Sleman

Program Pengabdian Kepada Masyarakat UMY memberikan pelatihan pentingnya komunikasi bencana berbasis komunitas pada pengurus UMMC. - Istimewa
01 Mei 2021 11:17 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Ketika bencana alam terjadi, komunikasi bencana yang efektif perlu melibatkan peran serta masyarakat atau komunitas sebagai perpanjangtangan mendapatkan informasi maupun komunikasi.

Umbulharjo Monitoring Merapi Community (UMMC) merupakan komunitas yang berfungsi sebagai pemberi informasi, memonitor langsung kondisi terkini Gunung Merapi dan membantu melakukan evakuasi bersama Tim SAR hingga penyaluran bantuan bencana kepada para pengungsi. UMMC Umbulharjo memiliki peran vital dalam komunikasi bencana.

Meskipun demikian UMMC masih memiliki keterbatasan akan kesadaran bersama untuk pentingnya komunikasi dalam menghadapi bencana dan keterbatasan peralatan yang mendukung untuk dilakukannya evakuasi saat terjadinya bencana.

Menindaklanuti hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat melalui program pemberdayaan kepada masyarakat (PKM). Pada Jumat, 30 April 2021, Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos., M.Si, dan beranggotakan Dr. Iswanto, S.T., M.Eng ini memberikan pelatihan pentingnya komunikasi bencana berbasis komunitas pada pengurus UMMC serta memberikan hibah Alat Pelindung Diri (APD) berupa sepatu safety, helm, headlamp, dan sarung tangan sebagaimana menjadi kebutuhan komunitas kepada komunitas peduli bencana UMMC agar mendukung pelaksanaan tugas pada saat terjadinya bencana Gunung Merapi.

“Program pengabdian ini merupakan kontribusi nyata UMY membantu masyarakat sehingga mampu berdaya dan mengatasi masalah pada saat menghadapi pra, saat, dan pasca terjadinya bencana Erupsi Gunung Merapi. Kami turut melakukan pelatihan untuk memberikan kesadaran kepada komunitas akan pentingnya komunikasi bencana berbasis komunitas,” jelas Adhianty.selaku dosen Ilmu Komunikasi sekaligus Ketua Pelaksana program PKM ini.

“Saya sangat mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengadian UMY karena telah mendukung kami dan sangat bermanfaat sekali atas bantuannya. Semoga program ini ke depannya bisa dilakukan keberlanjutan karena kami masih sangat membutuhkan alat maupun pelatihan kesiapsiagaan warga di saat Erupsi Gunung Merapi,” tutur Subagyo Dukuh Pangukrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Pelaksanaan program ini sangat diterima dengan antusias oleh peserta pelatihan yang terdiri dari Anggota UMMC. Melalui program skema PKM ini diharapkan menjadi solusi untuk kemajuan dan berdayanya masyarakat agar semakin meningkatnya pengetahuan akan pentingnya komunikasi berbasis komunitas untuk mengurangi resiko korban jiwa saat terjadinya bencana.

Program skema PKM ini merupakan bentuk kontribusi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal melakukan pengabdian kepada masyarakat. (ADV)