Terjunkan Mahasiswa Asing, UMY Dampingi Praktik Bahasa Inggris Santri

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengasah kemampuan berkomunikasi Madrasah Muallimat Yogyakarta.
15 Maret 2021 16:07 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diinisiasi Yordan Gunawan, dosen Fakultas Hukum UMY, mengasah kemampuan berkomunikasi Madrasah Muallimat Yogyakarta. Program virtual via Zoom itu berlangsung dari 4 Januari sampai saat ini.

PKM itu diikuti 200-an santri Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta.

“Bahasa Inggris adalah bahasa utama dalam pergaulan dunia yang mutlak dikuasai oleh para pemuda saat ini, karena dengan penguasaan bahasa Inggris maka generasi milenial ini dapat berkomunikasi secara luas dan lebih terbuka. Menyadari pentingnya akan kebutuhan dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris tersebut, Kantor Urusan Internasional (KUI) UMY bekerjasama dengan Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan Pelatihan dan Praktik Speaking bagi para santriwati, yang diadakan setiap seminggu sekali, sejak tanggal 4 Januari 2021,” kata Yordan yang juga menjabat Kepala Kantor Urusan Internasional UMY.

Menurut Yordan, pelatihan yang dilaksanakan setiap hari Senin ini melibatkan mahasiswa asing UMY dengan bahasa ibu Bahasa Inggris, antara laindari Filipina, Zambia, Tajikistan, Bangladesh, Brazil dan Gambia, Fiji Island serta Libya. Selain itu dalam minggu tertentu KUI UMY juga memfasilitasi aktivitas Madrasah Muallimat ini bersama kampus mitra dari luar negeri, International Office Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), yang mengirimkan 10 mentor bahasa Inggris yang berasal dari berbagai negara.

“Pelatihan diawali dengan diskusi bersama para santriwati secara virtual dengan kami semua yang berada di KUI UMY. Selanjutnya kami juga menyusun program tambahan guna mengasah ketajaman listening dan speaking siswa. Kami melibatkan mahasiswa asing yang ada di UMY, ada 12 dari 32 mahasiswa mahasiswa asing yang masih tinggal di UMY terlibat dalam program ini, sementara 90 lainnya sedang pulang ke negaranya masing-masing,” tutur Yordan Gunawan.

Naufal Bagus Pratama dan Muhammat Ridho Yuliyanto, selaku staf KUI UMY yang membidangi student mobility dan keimigrasian pun menyebut bahwa mahasiswa Internasional di UMY sangatlah kooperatif dan mereka bahkan sangat senang bisa berdiskusi langsung dengan siswi-siswi Muallimat. "Program ini akan bisa membuat mahasiswa asing yang ada di UMY, bisa berinteraksi secara langsung dengan masyarakat Indonesia, dan itu adalah pengalaman yang cukup mahal bagi mereka", ucap Ridho.

Sementara itu, Dwi Setyawan selaku Staf Urusan Bahasa Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menegaskan bahwa aktivitas ini sangat bermanfaat karena membuat santri dapat berkomunikasi aktif, berbicara dan merespons dengan Bahasa Inggris dan menumbuhkan keberanian menyampaikan ide dan gagasan.

Agustyani Ernawati, Direktur Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta,menyambut gembira program yang diikuti oleh lebih dari dua ratusan santriwati yang ia pimpin ini. "Antusiasme santri terlihat sekali terutama saat break out room karena santri bisa langsung mempraktikkan bahasa Inggris dengan mahasiswa asing yang berasal dari berbagai dialek negara,” kata Agustina. (ADV)