UMY Bantu UMKM Lurik Mulyo Cawas Klaten Tingkatkan Produktifitas Usaha Saat Pandemi Covid-19

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat Skema Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Penanganan Covid-19 pada mitra Pengrajin Tenun Lurik Mulyo - Istimewa
05 Maret 2021 23:07 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, KLATEN—Di era pandemi Covid-19, masyarakat yang paling terdampak besar adalah UMKM. Banyak UMKM yang gulung tikar karena tidak mampu berdaptasi dengan kondisi saat ini.

Hal tersebut dikarenakan, belum banyak UMKM yang menggunakan digital marketing sebagai sarana marketing yang efektif. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini dikarenakan masih minimnya wawasan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM terhadap digital marketing.

UMKM Lurik Mulyo Cawas merupakan UMKM yang bergerak di bidang bisnis lurik yang belum memanfaatkan digital marketing dalam pemasarannya, selama ini hanya melalui pemasaran langsung melalui gerai toko di rumah pribadinya dan pemasaran dari mulut ke mulut (Worth of Mouth). Di era pandemi Covid-19 ini UMKM Lurik Mulyo  sangat merasakan dampaknya dengan mengalami penurunan omzet sebesar 80%. Tidak ada konsumen yang mengunjungi gerai tokonya, dan pada akhirnya menurunnya kuantitas produk yang dihasilkan sehingga mengakibatkan kerugian.

Menindaklanjuti masalah tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat Skema Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Penanganan Covid-19 pada mitra Pengrajin Tenun Lurik Mulyo agar semakin maju dan berkembang melalui kegiatan pelatihan digital marketing dan hibah alat pemintal tenun untuk semakin meningkatkan produktifitas pengrajin Lurik Mulyo meskipun pada masa Covid-19.

Pengabdian Masyarakat Skema Penugasan Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Penanganan Covid-19 diketuai oleh Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos., M.Si, dengan beranggotakan Linda Kusumastuti Wardana, S.Pd., M.Sc. dan Dr. Wahyudi, S.T., M.T ini memberikan solusi untuk Pengrajin “Lurik Mulyo” baik pada tataran produksi maupun pemasaran. Pada Jum’at 5 Maret 2021, tim Pengabdian UMY memberikan hibah sebuah alat yakni Mesin Pemintal Tenun dan pelatihan digital marketing. Mesin tepat guna memudahkan pengerjaan memintal tenun dengan Teknologi Tepat Guna (TTG) panel surya. Sehingga mesin pemintal tenun tetap dapat dioperasikan meskipun tidak menggunakan listrik.

Alat pemintal tenun dirancang langsung oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta jurusan Teknik Mesin. Melalui pengabdian ini, Dosen dan mahasiswa UMY berkontribusi nyata dalam menerapkan keilmuan kepada masyarakat sehingga menawarkan kemudahan pada sebuah alat produksi maupun menawarkan solusi untuk meningkatkan penjualan kembali pada masa pandemic. Bantuan alat produksi ini merupakan hasil Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa inovasi baru dalam wujud alat pemintal tenun lurik ramah lingkungan yang dapat membantu peningkatan produksi tenun.

“Program pengabdian ini merupakan kontribusi nyata UMY membantu UMKM terutama saat pandemi Covid-19 dimana bidang usaha yang paling terdampak adalah UMKM sehingga kami hadir memberikan solusi melalui pemberian alat pemintal tenun tenaga surya yang ramah lingkungan, murah operasionalnya dan mampu meningkatkan produktifitas usaha saat pandemi Covid-19. Selain itu kami juga memberikan bantuan market place berupa Shopee dan pelatihan digital marketing sebagai sarana promosi yang efektif sehingga diharapkan saat pandemi Covid-19 ini UMKM Lurik Mulyo tetap bisa bertahan dan produktif,” tutur Dr. Adhianty Nurjanah selaku ketua pelaksana program pengabdian masyarakat skema Teknologi Tepat Guna (TTG).

Slamet selaku pemilik usaha Lurik Mulyo sangat senang dan menyampaikan bahwa pelatihan digital marketing dan pemberian hibah alat mesin tentun sangat bermanfaat sekali untuk kemudahan pengrajinnya.

“Saya mewakili teman teman pengrajin Lurik Mulyo sangat berterimakasih sekali kepada Tim Pengabdian UMY yang telah berkenan memberikan bantuan alat dan pelatihan yang membantu untuk pemulihan usaha kami. Semoga kami tetap bisa melanjutkan dan menggunakan alat dengan sebaik mungkin”.

Melalui Pengabdian Masyarakat Skema Penugasan Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) Penanganan Covid-19 ini menjadi solusi untuk kemajuan masyarakat agar semakin meningkat pengetahuan dan semakin berdaya yang ditunjukkan dengan semakin produktifitas dan meningkatnya penjualan produk. Program pelatihan digital marketing dan pemberian hibah alat mesin pemintal tenun adalah bentuk solusi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk tetap melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal melakukan pengabdian kepada masyarakat. (ADV)