Advertisement

KKN UMY Tumbuhkan Motivasi Penyandang Disabilitas Mertosanan Kulon Banguntapan

Media Digital
Jum'at, 05 Maret 2021 - 01:27 WIB
Budi Cahyana
KKN UMY Tumbuhkan Motivasi Penyandang Disabilitas Mertosanan Kulon Banguntapan Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN/PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Genengan, Potorono, Banguntapan, Bantul pada 6 Februari 2021.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemberian Motivation Card Sebagai Media untuk Menumbuhkan Motivasi bagi Penyandang Disabilitas di Dusun Mertosanan Kulon, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul dilakukan dalam Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pelaksaan kegiatan ini dilakukan di Genengan, Potorono, Banguntapan, Bantul pada 6 Februari 2021.

“Kegiatan ini diikuti oleh perangkat pemerintahan seperti pihak Dinsos Provinsi DIY, Lurah, Pedukuhan, tokoh masyarakat, WKSBM, Penyandang disabilitas, dan care givernya yang semuanya berjumlah 60 Orang,” ujar Arsyl Elensyah Rhema Machawan, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UMY yang menjadi dosen pembimbing lapangan.

Advertisement

Bekerja sama dengan WKSBM, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan atau menjaga motivasi penyandang disabilitas khususnya. Serta seluruh lapisan masyarakat agar tercipta lingkungan sosial yang bersinergi saling memahami dan saling membantu, terlebih di masa sulit seperti saat ini.

Pengabdian dilakukan sebanyak 3 kali. Agenda pertama adalah kunjungan kepada para penyandang disabilitas melakukan survei (pretest) terkait kebersyukuran dan penerimaan diri. Agenda kedua adalah seminar motivasi sesuai data yang ditemukan pada pretest, kepada penyandang disabilitas, care giver, dan masyarakat di wilayah tersebut dan pembagian motivation card (kata-kata yang memberi semangat diberi bingkai). Agenda ketiga adalah postest, agar dapat dibandingkan perubahan perilaku sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada saat seminar.

“Kegiatan KKN sebaiknya bukan hanya seperti membuat plang nama, tapi seharusnya mampu berkontribusi untuk membangun nilai pada kehidupan masyarakat,” jelas Suparmin, MPSSp salah satu perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi DIY. Kegiatan seminar bersama WKSBM ini baru pertama kali dan mendapat respons yang sangat positif. (ADV)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

aespa Akui Selalu Kehabisan Waktu Nikmati Jakarta

aespa Akui Selalu Kehabisan Waktu Nikmati Jakarta

Hiburan
| Sabtu, 04 April 2026, 23:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement