UMY Tingkatkan Kualitas Produksi UMKM Balecatur Selama Pandemi

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY bertema Peningkatan Kualitas Produksi, Promosi dan Penjualan Rempeyek Initomas Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Gamping, di Massa Pandemi Covid-19. - Istimewa
19 Februari 2021 22:47 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Ulung Pribadi, dosen Politik Islam, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Peningkatan Kualitas Produksi, Promosi dan Penjualan Rempeyek Initomas Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Gamping, di Massa Pandemi Covid-19.

Pengabdian masyarakat tersebut berlangsung di  Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, pada 16 Januari 2021-15 Februari 2021. Sebanyak 18 orang dari UMKM Rempeyek Initomas dan Griya Intip dilibatkan dalam PKM ini.

“Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan produksi, kemasan dan penjualan di masa pandemi Covid-19,” ujar Ulung.

Dalam PKM ini, Ulung memberikan sosialisasi penggunaan media sosial di masa pandemi Covid-19; pelatihan dan pendampingan cara pengemasan produk; pelatihan dan pendampingan foto produk dan mengupload ke media sosial; serta pendampingan cara menerima pesanan dan pengiriman barang

“Pengabdian ini sangat bermanfaat bagi UMKM karena membantu cara-cara meningkatkan produksi, pengemasan, dan penjualan secara online. UMKM berharap untuk dilatih dan didampingi lagi untuk melakukan manajemen keuangan dan pembuatan gerai,” ujar dia.

Mulyani pemilik produk rempeyek Initomas merasa senang karena terbantu dalam peningkatan produk, pengemasan, dan penjualan. Dia merasa senang karena jumlah produksi dan penjualan meningkat karena terbantu dengan pemasaran secara online.

Sementara, Triwarsito, pemilik usaha Griya Intip merasa senang karena kualitas produksi menjadi lebih baik, pengemasannya lebih menarik dan higienis. Dia juga merasa senang karena pelanggannya bertambah. (ADV)