KKN IT 087 UMY Gelar Pelatihan Pengemasan Produk Kelompok Wanita Tani Polaman Argorejo Sedayu

Produk KWT Sedyo Rahayu. - Istimewa
18 Februari 2021 10:47 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Berita Covid-19 masih terdengar hingga saat ini, pandemi ini masih memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat terutama di bidang perekonomian. Dengan adanya pandemi ini, pemilik usaha harus melakukan improvisasi terutama dalam hal pemasaran dengan memanfaakan digital marketing.

Namun, masyarakat saat ini masih kurang memiliki pemahaman dan pengetahuan yang cukup untuk mengimplementasikannya pada usaha mereka, hal inilah yang menjadi landasan utama kegiatan Kelompok KKN UMY 087. Mahasiswa diwajibkan mencari solusi untuk membantu perekonomian agar kembali berjalan dan dapat bergerak seperti sedia kala sehingga meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dengan tema “Pemberdayaan Potensi Alam Desa dengan Pemanfaatan Digital Marketing Di Masa Pandemi. Kegiatan KKN ini dilakukan di Dusun Polaman, Argorejo, Sedayu, Bantul yang di laksanakan mulai tanggal 16 Januari sampai 16 Februari 2021. KKN dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan Muhammad Fariez Kurniawan, yang juga dosen Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY.

Dalam program kerja KKN ini kelompok KKN bermitra dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sedyo Rahayu.

Mahasiswa dari UMY ini mengusung program kerja yang bertujuan untuk membantu mengembalikan kembali perekonomian yang menurun karena Corona yang melanda dan sangat dirasakan oleh masyarakat setempat. Selain itu kegiatan KKN ini sebagai gambaran pengabdian yang bertujuan memberikan dampak positif yang diharapkan adanya efek dari kegiatan ini dapat dirasakan dan dapat memberikan efek jangka panjang terhadap program-program yang telah dilaksanakan serta memberikan pemahaman untuk kelompok wanita tani (KWT) sebagai bentuk upaya pemulihan perekonomian masyarakat.

Program yang dilakukan oleh Kelompok KKN salah satunya yaitu dengan cara mempercantik kemasan dari produk KWT Sedyo Rahayu. Kelompok KKN membuatkan label produk untuk membuatnya terlihat lebih menarik yang melibatkan Kelompok wanita tani (KWT). Dalam pelaksaan kegiatan KKN mahasiswa UMY ikut serta dalam seluruh kegiatan, mulai dari menyiapkan bahan-bahan, mempersiapkan alat-alat untuk memasak, dan melakukan pengemasan yang awalnya hanyalah kemasan polos menjadi kemasan yang berlabel sehingga terlihat lebih menarik serta Kelompok KKN memberikan pemahaman kepada mitra tentang bagaimana cara memasarkan produk tersebut.

Dengan mempercantik kemasan produk, hal ini dapat memperbesar peluang produk di pasaran dikarenakan semakin menariknya tampilan sebuah produk akan membuat produk tersebut terangkat dan meningkatkan daya jual sebab banyak konsumen yang tertarik. Dengan demikian seluruh program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UMY untuk kelompok wanita tani (KWT) diharapkan dapat membantu mengurangi masalah yang dihadapi di Polaman, Argorejo, Sedayu, Bantul  yang disebabkan karena pandemi  Covid-19 yang sedang melanda. Serta diharapkan program tersebut bisa terus berjalan dalam jangka panjang untuk membantu menaikkan daya jual produk Kelompok wanita tani (KWT) Sedyo Rahayu.

“Kegiatan ini memberikan informasi dan inovasi terbaru bagi anggota KWT sehingga diharapkan produk yang dikemas lebih menarik dan mudah dijual,” kata Sumiyem, Ketua KWT Sedyo Rahayu. (ADV)