Lewat Optimuse-Print, KKN UMY di Timbulharjo Bantu UMKM pada Masa Pandemi

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, mengangkat tema OPTIMUSE-PRINT (Optimalisasi dan Pemberdayaan UMKM Sego Kemoel dan Ecoprint). - Istimewa
17 Februari 2021 23:17 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, mengangkat tema OPTIMUSE-PRINT (Optimalisasi dan Pemberdayaan UMKM Sego Kemoel dan Ecoprint).

Muhammad Arif Rizqi, dosen Program Studi Pendidikan Dokter UMY yang membimbing KKN ini mengatakan kegiatan pengabdian berlangsung pada 16 Januari-15 Februari 2021. Sebanyak 10 orang dari UMKM Sego Kemoel dan UMKM Ecoprint Tembindigo terlibat dalam KKN tersebut.

“Tujuan KKN ini adalah meningkatkan daya minat pembeli UMKM (Tembidigo dan Sego Kemul) di masa pandemi. Jugga memperkenalkan produk UMKM (Tembidigo danS ego Kemul) lebih luas lagi melalui media sosial, serta menambah inovasi produk Segi Kemul dan membuat packaging lebih menarik konsumen, kata Muhammad Arif Rizqi melalui keterangan tertilis.

Abdimas dan mahasiswa KKN melakukan survei lokasi dan merumuskan kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan hasil survei kemudian tersusun beberapa kegiatan pemberdayaan. Hasil dari kegiatan pemberdayaan UMKM Sego Kemul di antaranya UMKM sego Kemul telah terdaftar di akun Grab Food, memiliki video profil yang akan di posting di akun Instagram Sego Kemul, serta memiliki kemasan produk yang lebih menarik yang implikasinya adalah memperluas pangsa pasar Sego Kemul itu sendiri. Selain itu juga dapat meningkatkan penjualan dari sego kemul.

Sedangkan hasil dari kegiatan pemberdayaan UMKM Ecoprint Tembindigo di antaranya adalah Tembindigo memiliki video profile, memiliki galeri untuk menampilkan hasil karya ecoprint, memiliki plakat identitas yang menunjukkan tempat Tembindigo, dan Tembindigo memiliki Hanging tag untuk membranding Tembindigo. Selain itu melalui diadakannya pelatihan pembukuan, Tembindigo dapat membuat pembukuan yang digunakan untuk mencatat semua transaksi sehingga semua transaksi tercatat dengan rapih dan memperkecil adanya risiko kerugian yang mengakibatkan gulung tikar.

“Kegiatan sangat membantu dan sebagai sarana latihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan semangat mengabdi dan berwirausaha,” ujar dia. (ADV)