Advertisement
KKN UMY di Dusun Kluwih Balecatur Sleman Tingkatkan Kesadaran Warga terhadap Kebersihan Lingkungan
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Kabupaten Sleman. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Kabupaten Sleman, memberikan pendampingan dan pelatihan Program Kerja Bank Sampah "Kluwih Resik.
KKN yang dibimbing Juhari, dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisipol UMY itu melibatkan 30 anggota Karang Taruna, dan Bank Sampah "Kluwih Resik".
Advertisement
Tujuan kegiatan pengabdian adalah mendampingi dan melatih Karang Taruna dan Pengelola Bank Sampah Kluwih Resik, untuk bisa mengelola dan memberdayakan masyarakat sekitar di Dusun Kluwih agar peduli lingkungan tetap bersih, sehat, aman dan nyaman, bebas dari persoalan dan limbah sampah.
“Kami juga mengedukasi agar masyarakat Dusun Kluwih bisa memilah dan memilih serta mengelola sampah rumah tangganya, sehingga tidak menjadi beban dan persoalan lingkungan, tapi malah bisa memperoleh manfaat berupa uang dari penjualan sampahnya yang bernilai ekonomis,” kata Juhari.
KKN dilakukan dengan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihana dan kesehatan lingkungan, memilah-milah sampah berdasar jenisnya, serta memilih sampah yang bernilai ekonomis. Serta bagaimana mengelola dan memanfaatkan samaph yang ada. Kemudian melatih warga mengumpulkan sampah yang sudah terpilih dan mengepak, serta menawarkan sampah yang laku dijual kepada pedagang/pengepul dan terakhir adalah melatih warga membuat lubang di tanah untuk menimbun dan menaruh sampah-sampah organik ke dalam lubang untuk kemudian menjadi kompos.
“Program pengabdian masyarajat ini sangat membantu menyadarkan masyarakat agar tidakmembuang sampah sembarangan, yang dapat menimbulkan masalah bagi kebersihan lingkungan,” kata Sujiyo, Kepala Dusun Kluwih.
Dusun Kluwih menjadi lebih bersih, masyarakatnya sadar kebersihan serta anak-anak muda karang taruna bisa bisa sadar dan ikut memelihara kampungnya.
“Para peserta, ibu-ibu merasa senang karena diajari cara mengelola samapah dengan baik dan benar. Anggota Karang Taruna juga menjadi senang, karena diajari cara mengelola bank sampah seara baik.”
Program ini perlu dilanjutkan dengan manajemen pengelolaan lingungan dan di padukan dengan program-program lain, seperti program pembuatan kompos berbahan dasar sampah organik, penanaman bibit sayuran, serta penanaman pohon-pohon perindang yang bisa melindungi Dusun Kluwih agar tetap asri, rindang, segar serta bersih dan produktif. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- UMY Bantu Warga Dusun Sonyo Pahami Pentingnya Komunikasi Bencana
- UMY Kolaborasi dengan PDM Bantul Kembangkan Agribisnis Singkong
- LP3M UMY Bersama DLH Bantul Wujudkan Kampung Ramah Lingkungan
- UMKM dan PKK di Dusun Ngebel Dilatih Manajemen Organisasi
- KKN REG IT 120 UMY Bantu Digital Marketing UMKM di Bantul
Advertisement
Suasana Haru Warnai Pemakaman Kopda Farizal di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








