Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, UMY Lakukan Pemberdayaan Perempuan di Ngestiharjo

UMY Dampingi Pemberdayaan Perempuan di Ngestirejo untuk Ketahanan Ekonomi. - Ist.
30 Desember 2020 14:47 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Dosen UMY melakukan penguatan kapasitas perempuan desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan di Dusun Sidorejo Desa Ngestiharjo Kabupaten Bantul.

Dosen FEB UMY Dessy Rachmawatie menjelaskan kegiatan itu untuk meningkatkan keterampilan perempuan PKK Sidorejo dalam program ketahanan pangan budi daya ikan lele dalam ember (Budikdamber) keluarga di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan desa dalam berkontribusi dalam pembangunan, mampu mengakses sumberdaya ekonomi, dan dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan.

“Peserta kegiatan adalah perempuan di Desa Ngestiharjo, yang berasal dari beberapa kelompok masyarakat, diantaranya Kelompok PKK Desa Ngestiharjo. Lokasi pengabdian masyarakat dilakukan di Pedukuhan Sidorejo, Desa Ngestiharjo. Sebagai informasi, peserta kegiatan di lokasi mitra terdiri dari masyarakat yang berada pada rentang usia produktif, dan non produktif [manula],” katanya kepada Harianjogja.com.

Ia menambahkan peserta mitra yang bergerak di bidang ekonomi produktif dan mengarah ke ekonomi produktif. Sehingga metode pelaksanaan kegiatan yaitu pada aspek pengelolaan (manajemen) serta peningkatan kapasitas peserta agar mampu menghasilkan (berproduksi) tanpa meninggalkan tugas dan fungsinya sebagai perempuan di dalam wilayah domestik.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan partisipasi aktif antara peserta dengan pemateri/trainer melalui sosialisasi dan pendampingan program yang dipaparkan langsung kepada peserta kegiatan. Sehingga diharapkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat ini akan menghasilkan sumberdaya manusia di perdesaan yang cerdas, aktif dan mandiri,” ucapnya.

Melalui program Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini yang terpenting dapat meningkatkan komunitas perdesaan, sehingga mampu menemukan potensi-potensi yang ada dan mendayagunakannya secara optimal untuk kemakmuran dan kesejahteraan.

“Sehingga peran mitra disini yaitu sebagai perencana program, sekaligus pelaksana program kegiatan, dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat setempat,” ujarnya.