UMY Perkenalkan Energi Terbarukan di SMK Muhammadiyah Minggir

Pengabdian UMY di SMK Muhammadiyah Minggir. - Istimewa
24 November 2020 00:27 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Yudhi Ardiyanto, dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkenalkan energi terbarukan melalui implementasi solar cell di SMK Muhammadiyah Minggir, Sleman.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini melibatkan 10 siswa dan guru sekolah setempat.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terhadap implementasi energi terbarukan berupa sistem penerangan jalan umum berbasis sel surya, menambah fasilitas laboratorium, sebagai penerangan jalan umum dan dapat dipergunakan sebagai media promosi sekolah,” ujar Yudhi.

Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan melalui workshop selama dua hari. Workshop hari pertama dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2020 dengan pemasangan pondasi dan dilanjutkan hari kedua pada tanggal 20 Juli 2020 bertempat di SMK Muhammadiyah Minggir. Kegiatan berikutnya dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2020 dengan melaksanakan workshop mengenai penggunaan sel surya sebagai salah satu energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari serta implementasinya. Workshop diikuti oleh 5 siswa perwakilan dari kelas X dan XI serta guru jurusan teknik instalasi listrik dan kepala sekolah serta tim pengabdian dari Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pemateri pertama diisi oleh Agus Budiyono yang memberikan gambaran tentang PLTS On-grid yang diimplementasikan sebagai sistem penerangan pada peternakan kambing di daerah Godean, Sleman, Yogyakarta. Pemateri kedua disampaikan oleh tim pengabdian yaitu Yudhi Ardiyanto, Anna Nur Nazilah Chamim, dan Rama Okta Wiyagi memberikan materi tentang PLTS Off-grid yang diimplementasikan sebagai penerangan jalan umum.

Sel Surya sebagai salah satu energi terbarukan mempunyai manfaat yang sangat besar. Energi listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi penerangan jalan umum. Sistem PLTS Off-grid meminimalisir ketergantungan sumber energi listrik dari PLN, walaupun investasi awal cukup besar.

“Siswa dan guru SMK Muhammadiyah Minggir memperoleh pemahaman tentang energi terbarukan yang ramah lingkungan dan pemanfaatan salah satu energi terbarukan yaitu sel surya sebagai sumber energi penerangan jalan umum, sehingga harapannya para siswa dapat merancang, merakit dan merawat sistem tersebut secara mandiri. Sistem yang sudah ada dapat dijadikan sebagai media pembelajaran pada jurusan Teknik Instalasi Listrik, sebagai penerangan jalan umum dan sekaligus sebagai media promosi bagi sekolah,” kata dia. (ADV)