Advertisement

UMY Kembangkan Pemetaan Prasarana Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan Partisipatif

Media Digital
Selasa, 03 November 2020 - 03:37 WIB
Budi Cahyana
UMY Kembangkan Pemetaan Prasarana Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan Partisipatif Pemetaan Prasarana Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif di Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Noor Mahmudah, dosen Program Studi  Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memimpin Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan kegiatan bertema Pemetaan Prasarana Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan yang Partisipatif di Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diikuti 25 perangkat desa, kepala dusun, dan KPMD.

Advertisement

“Tujuan kegiatan adalah pemetaan infrastruktur jalan yang berbasis GIS untuk seluruh wilayah desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, yang partisipatif dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat desa. Produk utama adalah peta Informasi Geospasial (IG) Infrastruktur Jalan berbasis GIS untuk penyusunan Peraturan Desa tentang Jalan Desa dan RPJM Desa,” kata Noor Mahmudah melalui keterangan tertulis.

Kegiatan PPM PPDM UMY 2020 dilaksanakana secara bertahap mulai awal Maret sampai Oktober 2020 oleh tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Sipil FT UMY. Ketua Tim adalah Noor Mahmudah, dengan anggota Nursetiawan, Dian M. Setiawan, Isramiz Nurtantio, dan Alma Ferty A. Kegiatan meliputi survei pendahuluan, pengumpulan data primer dan sekunder melalui FGD dengan perangkat desa dan pedukuhan, pemetaan jalan dan wilayah, pengolahan data GIS serta pembuatan peta informasi Geospasial (IG) Jalan menggunakan QGIS.

Sinkronisasi data IG jalan, yang meliputi penamaan jalan, badan jalan, kondisi jalan, dan tahun pembangunannya, dilaksanakan dalam bentuk FGD dengan perangkat desa dan pedukuhan.

“Diharapkan data jalan berbasis GIS ini menjadi dokumen teknis yang menjadi landasan dalam penyusunan peraturan desa tentang jalan desa,” kata Noor Mahmudah.

Menurut dia, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menyusun dokumen teknis  Peraturan Desa dan RPJM Desa serta meningkatkan IPTEK tentang GIS bagi perangkat desa dan KPMD

“Diharapkan kegiatan ini berlanjut untuk pemetaan dan pembuatan Informasi Geospasial prasarana pelayanan pendidikan, kesehatan, peribadatan, SDA, dan SDM, dalam upaya penataan kawasan perdesaan yang terintegrasi antar sektor dalam satu wilayah dan antar wilayah.” (Adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

SIM Keliling Sleman 4 April 2026, Ini Lokasi dan Syaratnya

SIM Keliling Sleman 4 April 2026, Ini Lokasi dan Syaratnya

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 06:37 WIB

Advertisement

Kisah di Balik Layar Filing for Love, Gong Myung Deg Degan

Kisah di Balik Layar Filing for Love, Gong Myung Deg Degan

Hiburan
| Jum'at, 03 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement