UMY Kuatkan Kelembagaan Pengelolaan Sampah di Dusun Banjardadap Bantul

Pemberian hibah uang dan sapu tangan kepada Kelompok Pengelola Sampah Ngudi Resik di Dusun Banjardadap, Desa Potorono, Banguntapan, Bantul. - Istimewa
14 Oktober 2020 22:57 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemilahan sampah sangat penting dilakukan dalam pengelolaan sampah di desa-desa. Situasi ini melatarbelakangi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Pendampingan Program Pilah Sampah di Kelompok Pengelola Sampah Ngudi Resik di Desa Potorono, Banguntapan, Bantul.

Aris Slamet Widodo, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UMY, yang menggagas kegiatan pengabdian ini, mengatakan pendampingan program pilah sampah bertujuan menguatkan kelembagaan kelompok pengelola sampah Ngudi Resik agar mampu menjalankan program Shodaqoh Sampah di Dusun Banjardadap. Kegiatan yang diadakan pada 18 September 2020 ini diikuti 20 orang dari kelompok pengelola sampah Ngudi Resik Dusun Banjardadap.

“Dusun Banjardadap telah mendapatkan hibah rumah pilah sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Bantul. Kegiatan yang kami laksanakan adalah motivasi penguatan kelembagaan dan dilanjutkan dengan pemberian hibah uang pembinaan dan sapu tangan. Kegiatan dilaksanakan dengan protokol Covid-19. Kegiatan pendampingan dilaksanakan tiap bulan mulai dari Maret sampai September 2020,” kata Aris melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun Banjardadap  mengucapkan terimakasih dan siap untuk memulai program pengelolaan sampah mandiri.