Lestarikan Lingkungan dengan Serangga, Agroteknologi UMY Berikan Edukasi  kepada Siswa Sekolah Dasar

Ihsan Nurkomar, dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UMY, memberikan edukasi tentang peran penting serangga bagi kehidupan manusia kepada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Sunten, di Perpustakaan Umum Dusun Jlegongan, Seyegan, Sleman, pada Sabtu (26/9/2020). - Istimewa
01 Oktober 2020 18:37 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com SLEMAN—Isu mengenai ”kiamat serangga" merupakan topik hangat yang dibahas akhir-akhir ini. Penurunan populasi serangga dunia dapat menimbulkan akibat buruk bagi kehidupan manusia.

Sebagai upaya perlindungan preventif terhadap kepunahan tersebut, Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan edukasi tentang peran penting serangga bagi kehidupan manusia pada Sabtu, 26 September 2020. Edukasi yang menjadi bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY itu disampaikan Ihsan Nurkomar, dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UMY, kepada siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Sunten di Perpustakaan Umum Dusun Jlegongan, Seyegan, Sleman.

“Edukasi ini sangat penting diberikan sejak dini agar kita mengenal lebih dalam peran serangga dalam kehidupan, sehingga upaya konservasi dapat dilakukan siapa saja untuk menjaga keberadaan serangga di sekitar kita supaya tetap lestari,” ujar Ihsan yang juga menjadi Ketua PKM UMY di Jlegongan, Seyegan.

Sebanyak 20 siswa mengikuti kegiatan dengan sangat antusias dan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Owi, salah satu peserta, mengaku sangat senang memiliki kesempatan dapat belajar serangga bersama UMY. Terlebih, sudah lama ia tidak bertatap muka dengan sesama teman sekolah dan belajar bersama.

Bersama tim pengabdiannya, Ihsan berencana merancang media pembelajaran dalam bentuk permainan agar anak-anak dapat belajar tentang serangga sambil bermain dengan lebih efektif.

Dina Wahyu Trisnawati, anggota tim pengabdian, mengatakan rancangan media pembelajaran sebetulnya sudah dibuat.

“Kegiatan ini dilakukan semata-mata dilakukan untuk mencocokkan materi yang akan dimuat dalam media pembelajaran agar tujuan pembuatan media pembelajaran dapat digunakan dengan tepat sasaran,” kata dia.

Acara yang ditujukan untuk anak-anak ini sangat menarik karena materi yang disampaikan jarang ditemukan dalam pendidikan formal sekolah dasar.

“Melalui kegiatan ini, pengetahuan anak-anak mengenai lingkungan sekitar dan manfaatnya dalam bidang pertanian menjadi meningkat. Apalagi, mereka tumbuh besar di sekitar wilayah pertanian,” ucap Syaeful Cahyadi, pengelola Perpustakaan Umum Dusun Jlegongan.