Karang Taruna Swayasatwika Dusun Kluwih Dirikan Bank Sampah Berkat Dukungan UMY

Tim Pengabdian UMY mendampingi Karang Taruna Swayasatwika Dusun Kluwih, Balecatur, Gamping, Sleman. - Istimewa
23 September 2020 19:57 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Juhari Sasmito Aji, dosen Ilmu Pemerintahan, Fisipol, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat dengan kegiatan bertema Peningkatan Kapasitas Organisasi dan Pendampingan Penyusunan Program Karang Taruna Swayasatwika Dusun Kluwih. Melalui kegiatan ini, UMY mendorong pendirian bank sampah.

Program pengabdian ini berlangsung di Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Gamping, Sleman, pada 22 Februari sampai dengan 20 Agustus 2020 dan diikuti 15 pengurus Karang Taruna Swayasatwika. Dalam kegiatan ini, UMY menyosialisasikan berbagai peraturan dan petunjuk pelaksanaan serta petunjuk teknis (juklak jurnis) serta peraturan terkait tugas-tugas pokok dan fungsi lembaga karang taruna secara umum. “Sosialisasi juga meliputi  pembagian tugas-tugas masing divisi di lembaga karang taruna, serta bagaimana menyusun program-program dan kegiatannya,” kata Juhari melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan penyusunan program-program setiap divisi dan bagian dari lembaga karang taruna,  serta yang ketiga adalah  pendampingan penyusunan program itu, sampai menjadi program masing-masing divisi, sehingga menjadi pedoman program dan kegiatan yang operasional, untuk dilaksanakan oleh karang taruna.

“Pengabdian mulai dilakukan sejak 22 Februari 2020. Pada saat itu tim melakukan observasi awal atau persiapan awal sebelum pelaksanaan tim pengabdi berkunjung di rumah Kepala Dusun Kluwih Sujiyo. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Dusun Kluwih sempat tertunda selama lima bulan pada Maret-Juli karena masa pandemi covid-19. Situasi ini telah membuat seluruh kegiatan sempat terhenti karena belum adanya tanda penurunan penyebaran Covid-19. Dengan mempertimbangkan situasi serta kondisi, tim mencoba untuk berkunjung kembali ke Dusun Kluwih pada 20 Agustus 2020,” ujar Juhari.

Dia mengatakan kegiatan tersebut menghasilkan sebuah program atau kegiatan yang berkaitan dengan pendirian bank sampah.

“Program bank sampah diharapakan bisa memberikan solusi terhadap persoalan sampah yang ada di Dusun Kluwih, sehingga nantinya lingkungan di sekitar Dusun Kluwih akan menjadi sehat dan asri kembali, serta muncul nilai ekonomi dari keberadaan bank sampah. Pengrus Karang Taruna Swayasatwika berkomitmen untuk melaksanakan program mendirikan bank sampah, dan program ini mendapatkan dukungan dari kepala dusun,” kata dia.