UMY Kenalkan Cara Menangani Obat di Rumah kepada Wali Murid TK Al Fatah Sedan

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY dengan tema Bangun Keluarga Cerdas Obat dengan Edutoys di TK Al Fatah Sedan, Ngaglik, Sleman. - Istimewa
29 Agustus 2020 20:17 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Masih ada masyarakat yang belum mengerti jelas bagaimana menangani obat yang terdapat di rumah, bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuangnya. Selain itu masyarakat juga belum mengenal metode montessori yang dapat membantu mendidik anak supaya mandiri melakukan segala hal.

Masalah itu mendorong Dyani Primasari Sukamdi, dosen Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema Bangun Keluarga Cerdas Obat dengan Edutoys.

Pengabdian ini berlangsung di TK Al Fatah Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada 15 Agustus 2020 dan diikuti 35 wali murid TK Al Fatah Sedan serta orang tua yang memiliki putra putri dengan pendidikan usia dini .

“Tujuan pengabdian ini adalah mengenalkan manajemen obat praktis mulai dari lingkup keluarga,” kata Dyani melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

PKM ini dilakukan atas kerja sama antara Program Studi Farmasi FKIK UMY dengan TK Al Fatah Sedan. Pengabdian masyarakat dari UMY ini diisu penyuluhan manajemen obat dalam keluarga dan pengenalan metode montessori untuk anak berpendidikan usia dini. Penyuluhan manajemen obat dilakukan untuk membuka wawasan orang tua dalam mengendalikan obat yang ada di rumah. Bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dilakukan di rumah, dijelaskan dalam penyuluhan ini. Berbagai macam jenis obat yang bisa didapatkan dengan atau tanpa resep juga dijelaskan dalam penyuluhan ini.

Sementara, pengenalan montessori dilakukan untuk mengenalkan orang tua teknik mendidik anak supaya mandiri dalam melakukan segala hal. Selain itu metode montessori dapat dilakukan untuk membimbing anak tentang profesi apoteker dengan media sederhana dan metode yang tepat. Di akhir acara, dibagikan paper craft profesi kesehatan kepada seluruh wali murid dan orang tua yang mengikuti kegiatan penyuluhan, sebagai media belajar bersama anak di rumah.

“Kegiatan penyuluhan dilakukan  secara online, menggunakan platform Zoom. Selain itu Program Studi Farmasi FKIK UMY memberikan bantuan berupa hand sanitizer dan infografis spanduk "Etika Batuk/Pilek" kepada TK Al Fatah Sedan sebagai upaya untuk membantu menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19,” ujar Dyani.

Kepala Sekolah TK Al Fatah Sedan Inayati Murwani Rahayu mengatakan kegiatan penyuluhan dan pemberian bantuan yang dilakukan oleh Farmasi FKIK UMY sangat bermanfaat dan tepat sasaran. “Karena sesuai dengan kebutuhan wali murid dan orang tua di lingkup TK Al Fatah Sedan,” ucap dia.