Rohis SMKN 1 Seyegan Dapatkan Pemahaman Moderasi Islam dari UMY

Diskusi moderasi dan radikalisme Islam di SMKN 1 Seyegan, Senin (28/7/2020). - Istimewa
30 Juli 2020 13:07 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, SLEMANUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menanamkan moderasi Islam kepada aktivis kerohanian Islam (rohis) di SMKN 1 Seyegan untuk membendung pengaruh radikalisme agama.

Sidiq Ahmadi, dosen Hubungan Internasional UMY, mengadakan diskusi moderasi dan radikalisme yang diikuti 25 aktivis rohis SMKN 1 Seyegan pada Senin (28/7/2020). Tujuan kegiatan yang menjadi bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY itu adalah menumbuhkan imunitas pada aktivis rohis terhadap paham radikalisme Islam.

“Kegiatan dimulai dengan diskusi bersama guru pembina kegiatan rohis, terutama dengan Wakil Kepala SMKN 1 Seyegan Urusan Kesiswaan. Kegiatan selanjutnya adalah pemberian materi dan diskusi dengan aktivis rohis dan diperluas dengan pengurus OSIS,” kata Sidiq melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

“Di forum tersebut kami memulai dengan melakukan survei singkat melalui www.menti.com untuk mengetahui pemahaman dan respons perserta terhadap radikalisme Islam. Tahap selanjutnya adalah mendiskusikan beberapa topik utama dalam ideologi radikalisme Islam: jihad dan penerapan syariat Islam.  Melalui diskusi intraktif, kami menanamkan kepada mereka paham Islam moderat dalam topik jihad dan penerapan syariat Islam.”

Dia mengatakan lepala sekolah merespons sangat baik terhadap kegiatan ini. Namun, pandemi Covid-19 menghambat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. “Kami harus menunggu situasi cukup kondusif untuk bisa mendaptkan izin melaksanakan  kegiatan mengumpulkan siswa. Legiatan dilaksanakan dengan protokol pencegahan Covid-19 dengan jumlah siswa dan waktu terbatas,” ucap Sidiq.