UMY Latih Pemuda Masjid Kembangkan Media Dakwah Kreatif

Tangkapan layar salah satu peserta lomba video dakwah yang diadakan UMY. - Istimewa
14 Mei 2020 19:42 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Perkembangan teknologi informasi, khususnya multimedia, berpengaruh terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk dakwah keagamaan.

Dakwah berupa penyebaran informasi atau ajakan berbuat sesuatu sekarang jamak dilakukan melalui media sosial dalam wujud poster atau video. Akan tetapi, tidak banyak pelaku dakwah yang memiliki keterampilan dalam pembuatan poster atau video.

Guna menjawab permasalahan tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Sekolah POVID-20, yaitu sekolah yang bertujuan memberikan keterampilan kepada pemuda masjid, takmir, atau komunitas dakwah untuk mengembangkan media dakwah kreatif. Dalam jangka panjang, dakwah diharapkan menjadi lebih menarik dan komunikatif sehingga memiliki pengaruh positif yang lebih luas. Sekolah POVID-20 adalah Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dibiayai oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Forum Remaja Masjid Al Hidayah (Formada) Sorolaten, Sidokarto, Godean, dan REFRESH – komunitas dakwah milenial di Yogyakarta Barat.

Slamet Riyadi, Kepala Sekolah POVID-20, mengatakan sekolah ini diselenggarakan secara online melalui platform elearning yang dimiliki oleh UMY, yaitu myklass.umy.ac.id. “Sekolah kami laksanakan secara fully online tidak hanya karena kita sedang dalam masa tanggap darurat Covid-19, tetapi juga untuk memberikan fleksibilitas kepada peserta dalam pembelajaran dan memperkenalkan platform e-learning UMY kepada masyarakat,” kata Slamet, dosen Prodi Teknologi Informasi UMY.

Slamet menuturkan sekolah ini dilaksanakan selama empat pekan pada 12 April sampai dengan 9 Mei 2020) yang terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pembelajaran dan tahap lomba. Pada tahap pembelajaran, peserta yang berjumlah 30 orang belajar melalui e-learning UMY, sedangkan pada tahap lomba, peserta menyusun poster dan video dakwah kreatif yang kemudian dinilai untuk dipilih tiga juara poster dakwah dan 3 juara video dakwah.

Erwan Sudiwijaya, Wakil Kepala Sekolah POVID-20 sekaligus dosen Prodi Ilmu Komunikasi UMY, menerangkan pembelajaran dalam Sekolah POVID-20 mencakup empat hal yaitu unsur dasar pembuatan poster infografis dan video blog dakwah, mengolah konten, mendesain poster, dan menyusun naskah video. “Konsep pembelajaran kami adalah student centered learning, siswa aktif dan mandiri belajar melalui video dan mengerjakan tugas terstruktur melalui e-learning,” ucap dia.

Juara Lomba Poster dan Video Dakwah telah diumumkan pada Sekolah POVID-20 Awarding Night, Selasa 12 Mei 2020, yang dilaksanakan melalui video conference.

Best Poster Dakwah diberikan kepada poster berjudul Kamu ingin masuk surga? Ini syaratnya… (Christianto Adi Nugroho), Runner Up adalah Ramadhan dalam pandemi? Sudah ngapain aja? (Al Farellia Jana Dewi), dan Favorite adalah Ingin Ramadhanmu Banjir Pahala? Berikut Persiapan yang harus kamu lakukan! (Isnaini Nur Fauziah). Untuk kategori video dakwah, Best Video diberikan untuk video Ingin Ramadhanmu banjir pahala? Berikut 4 persiapan yang harus kamu lakukan!! (Isnaini Nur Fauziah), Runner Up adalah Penyebab Puasa Ramadhan kita sia-sia!! (Fafan Fitrianto), dan Favorite adalah Jangan Bantu Orang Lain Saat Punya Rezeki Lebih !!! (Rany Wulandari).

“Atas nama UMY, saya mengucapkan selamat bagi para Juara. Kepada semua peserta, semoga program ini bermanfaat dan mari terus berkarya mengembangkan media kreatif untuk dakwah,” ujar Adhianty Nurjanah, Kepala Divisi Pengabdian Kepada Masyarakat LP3M UMY yang hadir pada Awarding Night tersebut.