UMY Refleksikan 39 Tahun Berdiri

Ketua Senat Akademik (SA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor Hermawan Kresno Dipojono (memegang mik) menjadi pembicara dalam malam refleksi Milad UMY ke-39. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
01 Maret 2020 16:42 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Malam refleksi milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ke-39 merupakan pengingat atas proses panjang para tokoh pendiri UMY. Malam refleksi tersebut digelar di Masjid KH Ahmad Dahlan UMY, Jumat (28/2/2020) malam.

Acara ini dihadiri para karyawan dan dosen UMY. Ketua Panitia Milad Faris Al-Fadhat mengungkapkan malam refleksi adalah malam syukuran atas apa yang sudah dicapai UMY selama 39 tahun. Menurutnya satu hari sebelum milad, selalu diadakan malam refleksi. "Malam refleksi paling tidak diadakan menjelang tanggal satu didirikannya Muhammadiyah," katanya kepada Harian Jogja, Jumat.

Menurut Faris, sesuai tema milad yakni Now is Our Time, kampus ingin menunjukkan kepada publik bahwa UMY sudah mendekati usia dewasa, karenanya kampus ini ingin terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat. "Kami akan meningkatkan apa yang sudah dicapai karena tantangan UMY semakin berat ketika usianya di atas 40 tahun," katanya. Refelski milad kata dia juga sebagai proses konsolidasi, keinginan untuk lebih  bersyukur dan lebih melayani.

Ia berharap pada milad kali ini generasi yang sudah lama ikut mendirikan UMY terus bersemangat membangun kampus Muhammadiyah tersebut. Untuk generasi muda bisa memaknai lagi perjuangan dalam membesarkan UMY.

Wakil Ketua Milad Filosa Gita Sukmono mengatakan pembicara yang dihadirkan pada malam refleksi kali ini ialah Ketua Senat Akademik (SA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor Hermawan Kresno Dipojono. "Saat malam refleksi kami selalu mengundang pembicara dari luar," ujarnya.

Tema yang dibawakan pembicara adalah Mencerahkan Semesta. "Mudah-mudahan di ulang tahun ke-39 seluruh dosen dan karyawan lebih termotivasi," kata dia.