Kelompok KKN 016 UMY Berdayakan Masyarakat Dusun Jragan I Melalui Fermentasi Jerami dan Pupuk Kompos

Sosialisasi dan simulasi fermentasi jerami dan pembuatan pupuk kompos di Dusun Jragan I, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. - Istimewa
13 Februari 2020 16:42 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTULKelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 016 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyosialisasikan dan menyimulasikan fermentasi jerami dan pembuatan pupuk kompos di Dusun Jragan I, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, pada 6 Januari sampai dengan 5 Februari 2020.

Dosen pembimbing lapangan, Awang Darumurti, mengatakan kegiataan yang diikuti 30 anggota Kelompok Tani dan Peternak Dusun Jragan I tersebut bertujuan membuat pakan ternak yang bergizi tinggi serta membuat kompos untuk kesuburan tanaman dari limbah organik. Fermentasi jerami adalah penghancuran bahan makanan sehingga lebih mudah dicerna ternak.

“Mata pencaharian mayoritas penduduk Dusun Jragan I adalah petani dan peternak sehingga KKN Kelompok 016 menyusun program untuk memanfaatkan limbah menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Sosialisasi dan simulasi fermentasi jerami berlangsung pada 16 Januari 2020 sedangkan sosialisasi dan simulasi  pembuatan pupuk kompos digelar pada 18 Januari 2020 di pendopo rumah kepala dusun,” kata Awang, dosen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMY, melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Selasa (11/2/2020).

Program tersebut diawali dengan sosialisasi pentingnya gizi pakan ternak dan kesuburan tanaman dan dilanjutkan dengan pelatihan fermentasi jerami untuk pakan ternak serta pembuatan kompos untuk tanaman. Kemudian, tim KKN UMY mendampingi warga agar program ini terus berlanjut dan memberikan modul pelatihan sebagai acuan pembuatan fermentasi dan pupuk kompos.

“Program berjalan dengan lancar, respons warga sangat bagus, tinggal memantau keberlanjutannya,” kata Awang.

Sosialisasi dan simulasi ini menghadirkan Sahabat Farm, kelompok pemerhati lingkungan, sebagai narasumber.

Kepala Dusun Jragan 1, Zudan, sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Karena warga terbantu sehingga bisa menyediakan pakan ternak yang bergizi tinggi,” kata dia.