KKN UMY 80’ Nengahan Bantu Pengembangan Sistem Informasi Desa Berbasis Pedukuhan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 80 Padukuhan Nengahan, Desa Trimurti, Bantul, membantu mengembangan Sistem Informasi Desa (SID) berbasis pedukuhan melalui pelatihan pembuatan website dan akun media sosial, Sabtu (18/1/2020). - Istimewa/UMY
20 Januari 2020 21:52 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kelompok 80 Padukuhan Nengahan, Desa Trimurti, Bantul, membantu mengembangan Sistem Informasi Desa (SID) berbasis pedukuhan atau perdusunan.

Melalui Program Kerja Pokok KKN 80, mahasiswa KKN memberikan  pelatihan pengelolaan dan pembuatan konten website desa dan media sosial pada Sabtu (18/1/2020). Mereka juga membantu membuat monografi dan Buku Profil Pedukuhan Nengahan.

Melalui siaran pers, Senin (20/1/2020), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 80 Adhianty Nurjanah mengatakan pelatihan ini diikuti seluruh pengelola website Desa Trimurti dan Karang Taruna Pedukuhan Nengahan.

“Program Pokok KKN ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi di Pedukuhan Nengahan yang belum memiliki sistem informasi padukuhan baik berupa buku profil, monografi, maupun website serta media sosial,” kata Adhianty yang juga dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Fisipol ini.

Padahal, platform-platform tersebut sangat penting untuk mendukung Sistem Informasi Desa (SID) yang efektif menjadi media pelayanan informasi publik.

Pelatihan pembuatan webstite di Pedukuhan Nengahan, Desa Trimurti, Bantul. (Istimewa-UMY)

Pelatihan juga dihadiri Printa Kusumaastuti, perwakilan dari Pemerintah Desa Trimurti.  Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada KKN Kelompok 80 dan menyambut positif pelatihan pembuatan konten website serta media sosial yang dibutuhkan oleh warga Pedukuhan Nengahan.

“Desa Trimurti sudah memiliki website desa, tetapi masing-masing pedukuhan belum memilikinya. Setelah adanya Program KKN Kelompok 80 ini, nanti profil Pedukuhan Nengahan bisa ditautkan dengan website desa sehingga Sistem Informasi Desa benar-benar bisa dimanfaatkan  untuk pelayanan masyarakat dan mendukung kemajuan di Desa Trimurti,” kata Adhianty yang dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan skema KKN PPM.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapat materi pembuatan website dan akun Instagram serta Facebook. Platform tersebut dapat menginformasikan profil Padukuhan Nengahan, potensi ekonomi, dan kegiatan sosial budaya, secara cepat.