UMY Tingkatkan Kualitas Desain Produk Anggota IPAS

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pemberian pengetahuan desain produk dengan canva dan mengiklakan secara online bagi anggota Ikatan Pengusaha Aisyiyah (IPAS Bantul) pada 3-4 Maret 2021 di Kantor PDM setempat. - Istimewa
13 Maret 2021 04:27 WIB Pengabdian UMY Share :

Harianjogja.com, BANTULUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pemberian pengetahuan desain produk dengan canva dan mengiklankan secara online bagi anggota Ikatan Pengusaha Aisyiyah (IPAS Bantul) pada 3-4 Maret 2021 di Kantor PDM setempat.

“Kegiatan dibagi menjadi tiga kegiatan yang dilakukan secara bertahap, meliputi: Persiapan, Pelaksanaan Kegiatan dan Monev. Persiapan kegiatan PKM dimulai dengan pertemuan koordinasi antara Tim Pengabdi dan Mitra untuk menampung permasalahan yang ada, menganalisis, dan menemukan penyelesaian masalah yang disepakati. Selanjutnya menentukan macam kegiatan yang akan dilakukan, serta tentang teknis pelaksanaan kegiatan,” ungkap Titiek Widyastuti, dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UMY yang menjadi Ketua Tim PKM.

Titiek menjelaskan kegiatan PKM meliputi: Penyuluhan tentang Digital Marketing serta Pelatihan dan Praktek Pembuatan Design Product. Untuk kelancaran kegiatan PKM ini, kepada setiap peserta diperbantukan sarana berupa pulsa (internet), flashdisk, hand sanitizer dan masker.

Materi Digital Marketing berisi bagaimana cara menarik perhatian konsumen secara acak pada sosial media, seperti perkiraan penggunaan hashtag pada caption yang akan digunakan pada postingan di sosial media, cara copy writing yang menarik pada postingan, dan cara analisis ketertarikan pasar.

“Pada dasarnya yang diberikan sangat memberi ilmu yang bermanfaat pada peserta dikarenakan ilmu tersebut banyak dibutuhkan perusahaan – perusahaan yang bergerak di bidang market dan bermanfaat pula untuk individu dalam mengembangkan usaha. Setelah materi digital marketing diberikan, peserta diberikan beberapa cara digital marketing dalam postingan sosial media,” ungkapnya.

Pelatihan dan Praktek Canva, kata Titiek didahului dengan pemberian teori tentang aplikasi Canva, dilanjutkan dengan praktek pemanfaatan Canva untuk berbagai keperluan. Lalu diakhiri dengan masing-masing peserta membuat design product usahanya. Design product yang sudah dibuat ini nantinya akan digunakan untuk mengiklankan produk lewat sosial media. Sedangkan yang dipelajari dalam pelatihan dan praktek menggunakan aplikasi Canva meliput mempelajari Fungsi Fitur Canva, membuat Kolase Foto dan membuat Flyer Kegiatan. Selanjutnya animasi Flyer, bikin Sendiri Desain mu, Membuat Logo Usaha,Membuat Kartu Nama dan Membuat Presentasi.

“Monev dilakukan untuk melihat keberhasilan dan mengawal keberlanjutan program. Monev yang dilakukan meliputi: Pre Test dan Post Test terkait materi kegiatan, Survey terkait pelaksanaan kegiatan, dan Kemampuan membuat Design Product,” imbuhnya.

Titiek menambahkan para peserta sangat antusias karena mendapatkan kunci digital marketing sekaligus praktik langsung menggunakan aplikasi canfa.Bahkan, peserta mampu membuat desain produk lebih menaik sehingga diharapkan bisa mendongkrak penjualan. (ADV)